Asuhan Keperawatan – Askep Diabetes Mellitus


Penyakit Diabetes (Diabetes Mellitus) atau bagi orang awam biasa disebut penyakit kencing manis merupakan salah satu jenis penyakit serius yang banyak dialami oleh masyarakat. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja. Berdasarkan temuan data dari Federasi Diabetes Internasional, penderita diabetes ditemukan di beberapa rentang usia, baik anak-anak, kaum muda, hingga kaum lansia.

Dan kebanyakan dari penderita baru menyadari penyakitnya setelah sekian lama, bahkan ada beberapa orang baru mengetahui bahwa dirinya terkena penyakit ini setelah mengalami komplikasi.

Untuk itu askep diabetes atau asuhan keperawatan diabetes sangat penting dipahami oleh semua orang.

Bagaimana penyakit diabetes bisa terjadi?
Terdapat beberapa jenis diabetes, yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, diabetes malnutrisi, dan diabetes tipe lain. Diabetes tipe 1 diderita oleh anak-anak atau orang berusia bawah 20 tahun, sedangkan diabetes tipe 2 umumnya diderita oleh kaum lansia. Namun jenis yang sering terjadi adalah diabetes tipe 2.

Penyakit ini berhubungan erat dengan naiknya kadar gula dalam darah akibat hormon insulin tidak dapat berfungsi secara normal. Sel-sel tubuh memerlukan energi yang berasal dari gula agar bisa berfungsi secara normal, sedangkan gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin, karena fungsi hormon ini adalah mengubah gula dalam darah menjadi energi.

Akibatnya tubuh penderita menjadi kurang peka terhadap hormon tersebut. Reaksi tubuh ini dikenal dengan resistansi insulin. Penurunan produksi insulin tersebut menyebabkan gula (glukosa) tidak dapat terserap dengan baik sehingga semakin lama kadarnya semakin naik dan menimbulkan efek berbahaya bagi tubuh. Di sisi lain, penderita terlihat lesu dan lemas akibat kurang mendapat asupan energi dari gula.

Beberapa gejala yang ditimbulkan penyakit ini antara lain:
* frekuensi buang air kecil meningkat, terutama pada malam hari
* banyak makan dan banyak minum
* Sering merasa kelelahan, mengantuk, dan pusing
* Berat badan menurun
* Massa otot berkurang

Gejala-gejala tersebut terkadang diikuti beberapa gejala lainnya, antara lain timbulnya rasa gatal atau peradangan kulit pada area organ vital, pandangan mata kabur yang diakibatkan karena keringnya lensa mata, serta terjadinya infeksi pada kulit. Apabila Anda mengalami beberapa gejala tersebut sebaiknya segera lakukan konsultasi pada dokter.

Dokter umumnya akan menyarankan cek darah, dan apabila hasilnya positif akan segera diambil beberapa langkah pengobatan yang disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakitnya. Penyakit ini harus segera diatasi karena bisa menimbulkan beberapa komplikasi seperti kerusakan pada pembuluh darah dan saraf serta bisa memicu munculnya beberapa penyakit serius lain antara lain penyakit jantung dan stroke.

Beberapa cara pengobatan yang diambil adalah dengan pemberian obat dalam bentuk tablet antara lain Metformin, Sulfonilurea, Glitazone, Gliptin, Agonis GLP-1, Acarbose, Nateglinide, dan Repaglinide. Beberapa jenis obat tersebut memiliki manfaat yang berbeda-beda. Ada yang berfungsi mengurangi kadar gula dalam darah, meningkatkan produksi hormon insulin, memperlambat proses pencernaan karbohidrat, dan lain sebagainya.

Dokter yang akan menentukan jenis obat mana yang tepat bagi Anda. Apabila pemberian satu jenis obat belum berhasil membantu mengobati penyakit Anda maka dokter akan mengkombinasikannya dengan jenis obat lain atau suntik insulin.

Dan untuk mendukung proses penyembuhan dari penyakit diabetes, maka penderita juga diharuskan untuk menjaga pola makan yang sehat, menghindari beberapa makanan pantangan, melakukan olahraga secara teratur, menghindari minuman keras, dan berhenti merokok.

Demikian askep diabetes yang tersaji untuk Anda, semoga bermanfaat!

Belum ada Komentar untuk "Asuhan Keperawatan – Askep Diabetes Mellitus"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel